Oleh :
Maya Yanisha, Laila Nur Jamilah, Nabila Amalia
Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
PK IMM Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Pada sistem pembelajaran, terdapat berbagai macam cara atau metode yang dapat diterapkan, salah satu diantaranya ialah metode bermain peran atau role playing. Metode ini diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik antara pengajar dan peserta didik, serta dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Wina Sanjaya (2010) mendefinisikan metode bermain peran atau role playing sebagai bentuk simulasi metode pembelajaran yang mendorong peserta didik agar mampu mengkreasikan peristiwa pada masa lalu, peristiwa-peristiwa aktual, maupun kejadian-kejadian yang akan muncul pada masa mendatang. Dengan demikian, peserta didik mampu meresapi atau merasakan langsung ketika menjalani perannya. Dalam memainkan perannya, imajinasi juga dilibatkan peserta didik sehingga memorial akan ditanamkan dengan lebih kuat dibandingkan dengan hanya menggunakan metode ceramah.
Selain itu, ahli memaparkan beberapa indikator minat belajar, diantaranya yaitu :
